Jun
17
Windows Free Edition
June 17, 2007 | Tagged Free, Sistem Operasi, Windows |
http://gratisan.com/portal/public_html/article.php?story=20060109094218272
dibaca :: 19366 kali
selamat Datang Windows Free Edition
Bill Gates pusing. Setelah dihitung-hitung, sistem operasi Windows
ternyata cuma menyumbang penghasilan teramat kecil: 9 dolar per tahun.
Maka muncullah gagasan untuk menggratiskan aneka software buatan
Microsoft. Term????k Windows. Tapi, Windows Adware…
Bill Gates konon sedang pusing. Software sistem operasi
kebanggaannya, Windows, setelah dihitung-hitung ternyata cuma
menyumbang penghasilan teramat kecil. Kalau dirata-rata, satu unit atau
satu user Windows hanya memberikan pem????kan sekitar 9 dolar per
tahun. Buntut-buntutnya, sekarang beredar ”gagasan edan” di
lingkungan Microsoft: menyulap Windows menjadi sistem operasi
”adware”. Software gratis tapi ada embel-embel iklannya, mirip
freeware yang biasa kita pakai.
Adalah News.Com yang menebar bocoran bagus ini Senin kemarin. Menurut
majalah IT online itu, gagasan tentang ”Windows Adware” termuat dalam
salah satu dokumen yang bakal jadi bahan diskusi pada Thinkweek,
pertemuan internal dua tahunan Microsoft. Tahun ini, pertemuan yang
selalu dihadiri Bill Gates itu akan berlangsung menjelang natal
mendatang.
Dokumen tersebut menyebut sejumlah software untuk desktop yang layak
untuk segera di-adware-kan. Antara lain Microsoft Money, Works, dan
OneNote. Bagian lain dokumen menyebutkan bahwa bukan tak mungkin sang
maskot Microsoft, yakni sistem operasi Windows, juga di-adware-kan.
”Jika kompetitor kita meluncurkan software adware yang gratis, maka
kita pun harus melakukan hal yang sama,” tulis dua peneliti Microsoft
dan John Skovron, staf Microsoft yang bertanggung jawab atas Microsoft
Money, pada makalah yang dibuatnya untuk Thinkweek.
Sejumlah petinggi Microsoft yang dimin???? komentarnya oleh News.Com
mengakui kebenaran dokumen yang diperoleh News.Com. Namun petinggi
tersebut bilang bahwa semua itu masih berupa bahan diskusi, dan sama
sekali belum menjadi kebijakan ataupun keputusan yang bakal
dilaksanakan.
Munculnya gagasan Windows Adware tak lepas dari keinginan memaksimalkan
dolar yang bisa didapat dari setiap user Windows atau software lain.
Jika dulu strateginya –strategi klasik semua perusahaan– adalah
menjual produk terkait atau back-end product kepada user yang sama,
kini hal tersebut dianggap sudah tak layak lagi karena amat banyak
produk alternatif yang gratis.
Walhasil, solusi yang dianggap layak dan feasible adalah menyediakan
software adware. Software yang diembel-embeli iklan. Kalau Anda
sekarang pakai MSN Messenger, Anda pasti sadar bahwa ada banner iklan
disoftware chatting itu.
Akankah Windows Adware tampil seperti itu? Mungkin saja. Tapi para
peneliti Microsoft tadi usul agar iklan yang didisplay di komputer para
pemakai software adware itu nantinya adalah iklan bergaya Google:
text-ads.
Penggunaan iklan teks sejalan dengan proyek yang kini memang sedang
dikembangkan Microsoft, yakni AdCenter ( http://advertising.msn.com ).
AdCenter tak lain adalah ”biro iklan baris online” yang seratus
persen mirip (menjiplak) Google Adwords dan juga Overture-nya Yahoo.
Kalau iklan teks yang dipilih, karena memang iklan teks memang terus
jadi trend sejak dot-com bust tahun 2000-an.
Tapi kemungkinan penggunaan iklan berupa image, logo, atau banner tidak
ditutup sama sekali. Terlebih karena beberapa waktu lalu sempat
terbetik kabar bahwa Microsoft sudah mulai berunding untuk membeli
Claria. Ingat Claria? Ini rajanya adware, yang dulu biasa dikenal
dengan nama Gator.
Para peneliti Microsoft tadi yakin orang tak bakal keberatan kalau ada
adware di software buatan Microsoft. Terlebih kalau software itu
Windows, apalagi kalau Windows XP. Hanya saja mereka belum bisa
menghitung berapa banyak tampilan iklan yang dianggap layak dan tak
”annoying” bagi orang.
Terkait dengan gagasan tadi, mereka juga punya ide agar orang juga
dipersilakan meng-upgrade software ke versi bebas iklan. Jadi, kalau
memang tak suka versi adware, ya silakan upgrade ke versi biasa, dengan
harga yang biasa pula.
Upaya meng-gratis-kan software juga sudah dimulai Microsoft sejak
beberapa waktu lalu. Antara lain dengan meluncurkan Live (
http://www.live.com dan http://www.officelive.com ) yang konon bakal
menjadi Microsoft Office dan Micorosoft Windows versi Online.
Sebelumnya, Microsoft juga sudah meluncurkan Microsoft Max (
http://www.microsoft.com/max/ )yang tak lain adalah software photo
editing yang mirip dengan Picassa-nya Google. Selain gratis, software
baru ini juga mengenalkan orang pada kecanggihan baru yang kelak bakal
muncul pada Windows Vista.
Jadi… siap-siaplah menyambut datangnya Windows Adware… atau jangan-jangan Windows Vista Adware
Sumber http://awali.org
Comments
You must be logged in to post a comment.